Kaki-Kaki Mobil Rusak, Masih Aman Dipakai?
- Magdalena Lucia Tiara Putri
- Jan 6
- 1 min read
Bunyi gluduk-gluduk dari kolong mobil atau setir terasa nggak stabil? Banyak pengendara yang tetap memaksakan mobil jalan meski kaki-kaki mobil rusak. Alasannya klasik, “Masih bisa jalan, kok.” Padahal, pertanyaannya bukan cuma bisa atau tidak, tapi masih aman atau tidak?

Fungsi Kaki-Kaki Mobil yang Sering Diremehkan
Kaki-kaki mobil bukan cuma soal kenyamanan. Sistem ini berperan penting menjaga:
Stabilitas mobil saat melaju
Kontrol setir ketika bermanuver
Daya cengkeram ban ke permukaan jalan
Efektivitas pengereman
Begitu salah satu komponennya bermasalah, performa mobil langsung menurun.
Dampak Kaki-Kaki Mobil Rusak Jika Tetap Dipakai
Kendali Mobil Berkurang
Kaki-kaki yang rusak membuat setir terasa liar dan responsnya terlambat. Di kondisi darurat, ini sangat berbahaya karena mobil sulit diarahkan sesuai keinginan.
Risiko Kecelakaan Meningkat
Saat suspensi dan komponen pendukungnya tidak bekerja optimal, mobil lebih mudah oleng, terutama di jalan bergelombang atau saat menikung.
Ban Cepat Aus Tidak Merata
Kerusakan kaki-kaki membuat posisi roda tidak presisi. Akibatnya, ban habis di satu sisi dan harus lebih sering diganti.
Kenyamanan Berkendara Turun Drastis
Getaran, suara kasar, hingga hentakan keras akan semakin sering terasa di kabin. Perjalanan pun jadi tidak nyaman dan melelahkan.
Kerusakan Menjalar ke Komponen Lain
Kerusakan kecil yang dibiarkan bisa merusak komponen lain, seperti shock absorber, tie rod, atau ball joint. Biaya perbaikan pun membengkak.








Comments