Pengertian Front Wheel Alignment dan Jenis – Jenis Sudutnya

(22) Pengrtian front whell dan jenis jenis sudutnya.jpg
(22) Pengrtian front whell dan jenis jenis sudutnya.jpg

press to zoom
(22) Pengrtian front whell dan jenis jenis sudutnya.jpg
(22) Pengrtian front whell dan jenis jenis sudutnya.jpg

press to zoom
1/1

23 September 2022

Wheel alignment adalah proses dalam melakukan keselerasan dan kelurusan pada roda. Untuk Smart Driver yang belum mengetahui wheel alignment, sebenarnya istilah ini populer dengan nama spooring. Dalam melakukan proses ini, disarankan untuk setelah itu melakukan proses balancing pada roda mobil. Jika tidak diperbaiki, maka roda akan berjalan tidak stabil dan dapat berpengaruh pada kenyamanan dan keamanan saat berkendara.


Fungsi dari wheel alignment ini sendiri juga berpengaruh pada usia roda agar tetap awet. Disarankan juga untuk melakukan proses perawatan kaki - kaki ini secara rutin. Selain itu, wheel alignment ini bekerja untuk mengintegrasi faktor – faktor sistem kemudi sampai dengan suspensi kendaraan.


Proses perawatan kaki – kaki mobil ini, biasanya disarankan bagi para Smart Driver yang sering melakukan rute perjalanan jauh dan sering melewati jalan-jalan rusak atau berlubang. Dengan sering melewati jalan rusak dan berlubang, tentunya akan mempengaruhi performa dari komponen kaki – kaki mobil secara keseluruhan. 


Berikut adalah jenis – jenis sudut dari front wheel alignment :

1.  Camber

Camber merupakan tingkat kemiringan roda yang terdapat pada bagian atas dan dapat dilihat melalui sudut vertikal. Sudut ini berfungsi untuk memberikan keseimbangan gaya roda depan dan cenderung ke arah dalam. Camber memiliki sudut positif dan negatif. Sudut positif biasanya terdapat pada mobil keluaran lama, berguna untuk menambahkan daya tahan pada axle depan. Sedangkan camber negatif berfungsi untuk mengupayakan kendaraan dapat berjalan stabil dan lurus, serta camber negatif terdapat pada mobil balap.


2.  Caster

Caster merespon gerakan sebagai tumpuan saat kemudi dibelokkan. Caster positif adalah posisi saat bagian atas roda mengarah ke belakanag kendaraan. Sedangkan caster nol adalah garis simetri pada kingpin atau tumpuan sejajar bersama garis vertikal yang datar. Caster ini memberi efek agar roda mobil berjalan lurus kedepan.


3.  Toe Angle

Toe Angle berfungsi untuk mengoreksi camber ketika terbagi menjadi toe in dan toe out. Cara kerja dari toe angle adalah saat ban menggelinding kea rah luar dan sambungan kemudi dipaksa berjalan lurus pada jalan.


4.  Kingpin Inclination

Sudut ini adalah garis vertikal dan dapat dilihat dari bagian depan mobil, biasanya juga disebut sebagai steering axis inclination. Kingpin inclination berguna untuk menstabilkan kemudi saat ban menggelinding di sekitarnya.


5.  Turning Radius

Turning radius adalah besaran sudut putar dari roda ketika mobil bergerak baik ke kiri maupun ke kanan. Sudut ini berfungsi untuk menyesuaikan sistem roda depan ketika ukuran ban lebih besar atau ketika tingkat kecepatan bertambah.