Ini Nih yang Menyebabkan Piringan Cakram Rusak

CAKRAM.jpg
CAKRAM.jpg

press to zoom
CAKRAM.jpg
CAKRAM.jpg

press to zoom
1/1

Posted on

15 Mei 2021

Saat kalian menginjak pedal rem dan terasa bergetar, ada yang tidak beres dengan cakram rem mobil Anda. Selain tidak nyaman, kondisi seperti itu juga dapat membahayakan, karena rem menjadi tidak pakem.

Penyebab getaran tersebut adalah permukaan cakram rem yang bergelombang. Piringan cakram yang bergelombang disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya kotoran yang melekat kuat di permukaan, aus seiring dengan usia pemakaian, serta kualitas kanvas rem.

Bila kotoran yang melekat di cakram tidak dibersihkan, saat dilakukan pengereman akan melukai permukaan cakram

Adapun kanvas yang berkualitas jelek atau kanvas abal-abal umumnya menggunakan bahan yang keras. Kanvas yang menjepit cakram pada saat pengemudi mengerem akan melukai permukaan piringan rem tersebut.

Akibat goresan itulah, permukaan cakram bergelombang. Padahal, cakram yang bergelombang itu juga menimbulkan masalah lain.


Apa saja masalah itu? Bagaimana cara mengatasinya? Berikut penjelasannya:

1. Kanvas Rem Cepat Aus

Bila cakram rem yang bergelombang tidak segera diperbaiki, hal itu akan cepat menggerus kanvas rem. Terlebih bila pengemudi kerap mengerem selama berkendara.

Untuk itu, sangat dianjurkan menggunakan kanvas rem yang asli atau bukan imitasi. Bila cakram rem telah menunjukkan tanda-tanda bergelombang, tapi masih dalam taraf dini, sebaiknya diamplas atau dibubut hingga rata.


2. Piston Kaliper Bocor

Akibat permukaan cakram yang tidak rata, sistem pengereman mobil bergoyang atau bergetar kala pengemudi menginjak pedal rem dalam-dalam. Saat itulah piston seperti diungkit.

Akibatnya, karet caliper piston seal tertekan kuat. Bila kejadian seperti itu sering terjadi karena pengemudi juga kerap mengerem, caliper piston akan bocor dan minyak rem akan cepat habis.


3. Rem Mengunci Secara Tiba-Tiba

Akibat yang sering terjadi, tapi jarang dipahami atau disadari pemilik mobil, adalah sistem pengereman mengunci tiba-tiba. Memang, bila mobil melaju dalam kecepatan rendah, rem yang mengunci itu hanya menyebabkan tenaga mobil terasa berat seperti rem tangan mobil diaktifkan.

Namun, dalam kondisi ekstrim, yaitu bila tingkat ketidakrataan permukaan cakram sudah parah dan mobil dalam kecepatan tinggi, laju mobil akan terhenti tiba-tiba sesaat setelah pengemudi mengerem. Bisa Anda bayangkan bila hal itu terjadi di jalan bebas hambatan atau jalan tol. Mobil akan terpelanting, atau bahkan terguling.


4. Lakukan Pencegahan

Sebelum permukaan cakram bergelombang terjadi pada mobil, lakukan beberapa langkah pencegahan. Langkah itu cukup mudah dan biayanya tidak mahal.

Langkah pertama dan rutin harus dilakukan adalah memeriksa perangkat sistem pengereman setiap mobil telah melaju 10 ribu kilometer. Kemudian ganti minyak rem setelah mobil menempuh jarak 20 ribu kilometer.

Jadi hal kecil saja dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun keluarga tercinta, ada baiknya segera lakukan pengecekan GRATIS di workshop Jantrakakikaki demi mengetahui kendala yang terjadi pada kendaraanmu.