Bahaya Spooring & Balancing yang Salah

( 39 ) Bahaya Spooring & Balancing yang Salah.jpg
( 39 ) Bahaya Spooring & Balancing yang Salah.jpg

press to zoom
( 39 ) Bahaya Spooring & Balancing yang Salah.jpg
( 39 ) Bahaya Spooring & Balancing yang Salah.jpg

press to zoom
1/1

22 November 2022

Keseimbangan dan kestabilan pada ban mobil adalah hal yang sangat penting untuk diutamakan terutama untuk keamanan dan kenyamanan berkendara. Itulah pentingnya manfaat dari melakukan spooring dan balancing yang perlu dilakukan secara rutin.


Lalu, apa sih akibat buruk yang ada ketika salah melakukan spooring dan balancing?


Hal buruk yang akan terjadi jika salah melakukan spooring dan balancing adalah kendaraan menjadi tidak stabil. Ban mobil terasa lebih bergetar dan kemudi bergerak ke kanan dan kiri secara tidak stabil. Getaran tersebut timbul ketika sudah berada di kecepatan mulai dari 60 – 70 km/jam.


Jika hal ini dibiarkan terlalu sering, maka nantinya akan merusak komponen lainnya pada mobil. Contohnya adalah kerusakan pada tie rod, bushing, dan lain-lain. Maka dari itu, disarankan untuk melakukan spooring dan balancing tiap sudah berada maksimal di 10.000 km.


Jika mobil tidak pernah mendapatkan spooring dan balancing maka akan mengalami ketidakstabilan, kendaraan akan berbelok ke kanan atau ke kiri dengan sendirinya. Posisi kemudi juga menjadi miring dan terjadi kerusakan di salah satu sisi ban mobil. Biasanya kerusakan pada ban berada di salah satu sisi, contohnya berada di telapak ban baik di bagian luar maupun dalam. Hal ini menyebabkan usia ban menjadi lebih pendek.


Jadi, disarankan untuk melakukan spooring dan balancing tiap berada di maksimal 10.000 km, terutama ketika sering melewat jalan berlubang atau tidak rata.